Home HAPEANDROID Cara mengaktifkan OEM Unlocking Di HP Android

Cara mengaktifkan OEM Unlocking Di HP Android



Hapeandroid.com - Tutorial Mengaktifkan USB Debugging, sistem operasi Android Kitkat, Lollipop, Marshmallow, Nougat, Oreo, Pie dan Android Q memiliki banyak pembatasan yang wajib kita pahami. Mulai dari pembatasan aplikasi, jaringan, bunyi, pemberitahuan, akun, penyimpanan, waktu, pembatasan telepon dan masih banyak lagi.

Dari sebagian pembatasan yang telah diceritakan di atas, terbukti masih ada pembatasan yang tersembunyi lainnya, adalah Developer Options atau Pilihan Pengembang.

Di dalam pilihan pengembang ini, terdapat sebagian pembatasan penting lainnya seperti desktop backup kata sandi, bluetooth, debugging, input, dipslay, media, gpu, mock location, aplikasi dan sebagian pembatasan penting lainnya.

Dari sekian banyak fitur yang ada di dalam pilihan pengembang ini, ada 2 fitur yang paling kerap kali menerima perhatian, adalah USB debugging dan OEM Lock.

Fungsi USB debungging yakni untuk menolong / menjembatani antara perangkat Android dengan komputer. Dengan kata lain, USB Debugging menolong pelaksanaan penting seperti memasang custom recovery, melaksanakan root, flashing custom/stock ROM dan masih banyak lagi.

Simpelnya, supaya pelaksanaan inject file-file kedalam metode android yang ada di perangkat berjalan dengan bagus, dibutuhkan pengaktifan USB Debugging.

Meskipun OEM Lock berfungsi untuk membuka atau menutup jalan masuk bootloader pada perangkat. Fungsi ini akan memberikan / melarang jalan masuk terhadap pengguna untuk melaksanakan kostumasi kepada metode operasi Android, seperti memasang TWRP, rooting, flashing firmware dan sebagainya.

Perlu kalian kenal, jika kalian melakukan kostumasi dan posisi OEM Lock dalam kondisi terkunci (tak aktif), karenanya cara kerjanya tak akan sukses dan malah dapat menyebabkan perangkat Bootlop atau rusak.

Metode Mengaktifkan USB Debugging dan OEM Lock

Pada dasarnya, untuk mengaktifkan kedua mode ini caranya sama saja untuk segala metode Operasi Android, bagus itu Andorid Q, Pie, Oreo, Nougat, Marshmallow, Lollipop, Kitkat atau malah android versi terlawas.

Cuma saja mungkin pada komponen tampilannya saja yang membedakan. Melainkan sebelum mengaktifkan keduanya, Developer Options / Pilihan Pengembang wajib diaktifkan khususnya dulu. Berikut urutan metode mengaktifkannya.

1. Memunculkan Developer Options / Opsi Pengembang

  • Buka menu "Pengaturan / Settings".
  • Gulir Kebawah, temukan dan tap pada bagian "About Device / Tentang Perangkat".
  • Buka "Software Info / Info Perangkat Lunak".
  • Ketuk / tap pada menu "Build Number / Nomor Versi" sebanyak 5 hingga 7 kali sampai ada pemberitahuan Opsi Pengembang sudah aktif atau notifikasi sejenisnya.
  • Selesai.

Untuk memastikan bahwa menu ini sudah benar-benar aktif, silahkan buka lagi menu Pengaturan, gulir ke bagian bawah dan cari menu "Developer Options atau Opsi Pengembang". Biasanya ada di atas dari menu "About Device / Tentang Ponsel".

2. Mengaktifkan OEM Lock dan USB Debugging

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, bahwa fitur USB Debugging dan OEM Lock tempatnya ada di dalam Opsi Pengembang, jadi untuk mengaktifkannya cukup dengan membuka menu tersebut, kemudian aktifkan kedua-duanya.

  • Buka Pengaturan / Options.
  • Gulir (scroll) ke bawah, cari Menu Opsi Pengembang / Developer Options.
  • Selanjutnya, silahkan aktifkan "OEM Lock" dan "USB Debugging".
  • Selesai

Penting: Perlu kalian kenal, bahwa dengan mengaktifkan OEM Lock mempunyai resiko yang cukup lumayan besar. ini disebabkan sebab saat fungsi ini aktif, karenanya virus juga akan dengan leluasa dapat masuk ke metode operasi Android sampai ke komponen akarnya. Untuk itu aku sarankan, supaya kalian mendisable / menonaktifkan OEM Lock sesaat sesudah melaksanakan kostumasi.
Advertisement
Advertisement